Semarang – Tiga dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta mengikuti kegiatan Recognition Current Competency (RCC) yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Komsindo pada Sabtu–Minggu, 19–20 September 2026 di Hotel Horison Kota Lama Semarang.
Kegiatan RCC menjadi bagian dari upaya penguatan kompetensi profesional dosen, khususnya dalam memahami proses asesmen berbasis kompetensi dan standar kompetensi kerja. Kegiatan ini juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperbarui serta mengembangkan pemahaman mengenai sistem sertifikasi kompetensi yang diterapkan oleh LSP.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan menghadirkan Hendrina Widiastuty, MET., 000.001486.2009, selaku Master Asesor BNSP. Materi yang diberikan mengacu pada prinsip dan proses asesmen kompetensi, termasuk pemahaman mengenai standar kompetensi, metode asesmen, bukti kompetensi, hingga proses validasi asesmen. Materi kegiatan mencakup tiga unit kompetensi asesor, yaitu Merencanakan Aktivitas dan Proses Asesmen (MAPA), Melaksanakan Asesmen (MA), serta Memberikan Kontribusi dalam Validasi Asesmen (MKVA).
Memahami Asesmen Berbasis Kompetensi
Salah satu fokus penting dalam kegiatan RCC adalah pemahaman mengenai asesmen berbasis kompetensi. Dalam materi yang disampaikan, kompetensi kerja dipahami sebagai kemampuan individu yang mencakup aspek pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), dan sikap kerja (attitude) yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai berbagai jenis bukti yang dapat digunakan dalam proses asesmen, baik bukti langsung, tidak langsung, maupun bukti tambahan. Metode yang dibahas antara lain observasi langsung terhadap kinerja, kegiatan terstruktur, wawancara, verifikasi portofolio, serta berbagai bentuk pengumpulan bukti lainnya.
Selain itu, materi RCC membahas pentingnya penerapan aturan bukti, yaitu bukti yang valid, asli, terkini, dan memadai, serta prinsip asesmen yang mencakup validitas, reliabilitas, fleksibilitas, dan keadilan (fairness).
Memperkuat Kompetensi Dosen di Bidang Asesmen
Keikutsertaan tiga dosen Ilmu Komunikasi UNISRI dalam kegiatan ini menjadi bagian dari pengembangan profesionalisme dosen sekaligus memperluas kompetensi yang dapat mendukung proses pembelajaran berbasis capaian kompetensi.
Pemahaman mengenai asesmen berbasis kompetensi memiliki relevansi dengan perkembangan pendidikan tinggi yang semakin menekankan keterukuran capaian pembelajaran. Dosen tidak hanya berperan dalam menyampaikan materi, tetapi juga perlu mampu merancang pengalaman belajar dan melakukan evaluasi terhadap pencapaian kompetensi mahasiswa secara terukur.
Dalam materi RCC, proses asesmen juga dibedakan berdasarkan tahapan sebelum asesmen, saat asesmen, dan setelah asesmen. Tahapan tersebut mencakup desain perangkat dan interpretasi unit kompetensi, pelaksanaan proses serta metode asesmen, hingga evaluasi efektivitas asesmen, pencapaian standar kinerja, validitas bukti, serta konsistensi keputusan asesmen.
Bagi Program Studi Ilmu Komunikasi, pengalaman tersebut dapat menjadi tambahan wawasan dalam pengembangan pembelajaran yang semakin berorientasi pada kompetensi dan kebutuhan dunia kerja. Terlebih, kompetensi dalam bidang komunikasi memiliki dimensi yang luas, mulai dari pengetahuan teoritis hingga keterampilan praktis dan sikap profesional.
Dorong Pengembangan Kompetensi Profesional
Kegiatan RCC LSP Komsindo di Semarang menjadi salah satu bentuk partisipasi dosen Ilmu Komunikasi UNISRI dalam kegiatan pengembangan kompetensi profesional di luar lingkungan kampus. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pengembangan proses pembelajaran, penyusunan asesmen, serta penguatan keterkaitan antara pendidikan tinggi dan kebutuhan kompetensi profesional.
Melalui kegiatan tersebut, Program Studi Ilmu Komunikasi UNISRI terus mendorong dosen untuk memperluas kompetensi dan mengikuti perkembangan sistem sertifikasi serta kebutuhan dunia kerja. Upaya tersebut sejalan dengan komitmen program studi dalam mempersiapkan lulusan yang tidak hanya memiliki penguasaan keilmuan komunikasi, tetapi juga keterampilan dan sikap profesional yang relevan dengan perkembangan industri.

