Surakarta – Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta turut berpartisipasi dalam kegiatan Halal bi Halal yang diselenggarakan oleh Universitas Slamet Riyadi pada Senin, 30 Maret 2026, bertempat di Auditorium UNISRI.
Kegiatan ini merupakan agenda institusional yang bertujuan untuk mempererat kebersamaan keluarga besar universitas dalam momentum Hari Raya Idulfitri 1447 H. Seluruh sivitas akademika, termasuk dosen, tenaga kependidikan, hingga unsur pendukung kampus, diundang untuk hadir bersama pasangan sebagai bagian dari penguatan relasi sosial di lingkungan kampus.
Dosen Ilmu Komunikasi memandang kegiatan Halal bi Halal tidak hanya sebagai tradisi seremonial, tetapi juga sebagai praktik komunikasi interpersonal dan organisasi yang memiliki makna strategis. Dalam perspektif ilmu komunikasi, momen silaturahmi seperti ini berfungsi sebagai ruang untuk membangun relational communication, memperkuat kohesi sosial, serta menciptakan iklim organisasi yang harmonis.
Secara akademik, kegiatan ini dapat dikaitkan dengan konsep komunikasi interpersonal yang menekankan pentingnya interaksi tatap muka dalam membangun kepercayaan (trust building) dan kedekatan emosional. Selain itu, dalam konteks komunikasi organisasi, Halal bi Halal menjadi sarana efektif untuk memperkuat budaya organisasi (organizational culture) yang berbasis nilai kebersamaan dan kekeluargaan.
Partisipasi dosen Ilmu Komunikasi dalam kegiatan ini juga mencerminkan peran aktif akademisi tidak hanya dalam kegiatan pembelajaran dan penelitian, tetapi juga dalam membangun hubungan sosial di lingkungan institusi. Hal ini sejalan dengan fungsi tridharma perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada kontribusi sosial dan penguatan komunitas.
Melalui kegiatan Halal bi Halal, diharapkan terjalin komunikasi yang lebih terbuka dan kolaboratif antar sivitas akademika. Momentum ini juga menjadi refleksi penting untuk memperkuat nilai-nilai saling memaafkan, empati, dan solidaritas yang menjadi fondasi dalam kehidupan berorganisasi.
Dengan demikian, kehadiran dosen Ilmu Komunikasi dalam kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk partisipasi, tetapi juga sebagai representasi praktik nyata dari nilai-nilai komunikasi yang selama ini dipelajari secara teoritis di ruang kelas.







