Kuliah Praktisi Komunikasi UNISRI Hadirkan Ketua BPC Perhumas Solo Raya

Kuliah Praktisi Komunikasi UNISRI Hadirkan Ketua BPC Perhumas Solo Raya

Surakarta, 10 Desember 2025 – Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) kembali menyelenggarakan kuliah praktisi pada mata kuliah Manajemen Event untuk konsentrasi Public Relations. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Andre Rahmanto, M.Si., Ketua BPC Perhumas Solo Raya sekaligus Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Surakarta, sebagai narasumber. Kuliah praktisi ini diampu oleh Sihabuddin, S.I.Kom., M.I.Kom., dan diikuti oleh mahasiswa yang tengah mendalami peran strategis event dalam praktik kehumasan.

Dalam paparannya, Dr. Andre Rahmanto menempatkan event sebagai instrumen komunikasi strategis yang tidak berdiri sendiri, melainkan terintegrasi dengan city branding dan pengelolaan reputasi. Ia menjelaskan bahwa city branding merupakan upaya terencana untuk membangun, mengelola, dan mengomunikasikan identitas kota secara konsisten melalui kebijakan, simbol, nilai, serta program, sehingga kota dipersepsikan positif oleh berbagai pemangku kepentingan—warga, wisatawan, investor, dan komunitas global. Dalam konteks ini, event diposisikan sebagai medium pengalaman (experiential communication) yang mampu menghadirkan narasi kota secara nyata dan berkesan.

Lebih lanjut, Andre menguraikan bagaimana Public Relations berperan sebagai storyteller yang merangkai identitas kota—mulai dari heritage, gastronomi, hingga kreativitas warga—ke dalam format komunikasi yang menarik, termasuk event, visual, dan platform digital. Event tidak hanya berfungsi sebagai sarana promosi, tetapi juga sebagai ruang orkestrasi komunikasi multipihak yang melibatkan pemerintah, komunitas, pelaku usaha, media, serta warga sebagai co-storyteller. Pendekatan ini dinilai krusial untuk membangun engagement publik dan rasa memiliki terhadap identitas kota.

Diskusi kemudian mengalir pada kerangka komunikasi city branding yang memadukan komunikasi primer (intervensi kebijakan dan perilaku), komunikasi sekunder (promosi dan publisitas), serta komunikasi tersier (word of mouth yang diperkuat media). Dalam kerangka tersebut, event organization menjadi simpul penting yang menghubungkan perencanaan strategis dengan pengalaman publik di lapangan. Andre menekankan bahwa keberhasilan event dalam konteks PR tidak hanya diukur dari keramaian, tetapi dari konsistensi pesan, relevansi dengan visi kota, serta dampak reputasional yang terukur.

Mahasiswa juga memperoleh gambaran praktis mengenai tools PR yang terintegrasi dalam manajemen event, seperti media relations, press management, digital storytelling, community relations dengan komunitas kreatif dan UMKM, hingga diplomasi publik untuk kota yang membangun reputasi global. Pengalaman Andre dalam mengelola komunikasi kehumasan dan promosi pariwisata Kota Surakarta memberikan konteks nyata tentang bagaimana event dirancang untuk mendukung diferensiasi kota, menarik wisatawan dan investor, serta mendorong kesejahteraan warga.

Dosen pengampu, Sihabuddin, menyampaikan bahwa kuliah praktisi ini memperkaya pemahaman mahasiswa tentang manajemen event sebagai bagian integral dari strategi Public Relations. Menurutnya, mahasiswa perlu melihat event bukan sekadar aktivitas teknis, melainkan sebagai strategi komunikasi yang berorientasi pada reputasi, kolaborasi, dan keberlanjutan.

Melalui kuliah praktisi ini, Prodi Ilmu Komunikasi UNISRI menegaskan komitmennya menghadirkan pembelajaran yang selaras dengan praktik profesional. Mahasiswa diharapkan mampu merancang dan mengelola event yang strategis, autentik, dan berdampak—baik untuk organisasi maupun untuk penguatan identitas kota—sejalan dengan kebutuhan industri dan tantangan komunikasi kontemporer.