Surakarta, 11 Februari 2026 – Tiga mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Slamet Riyadi (UNISRI), yakni Rifqy Ahmad Maulana (NPM 23410071), Refando Achlan Saefulloh (NPM 23410004), dan Narulisa Jaspal Syarani (NPM 23410067), mengikuti Seminar bertema “Iklan Sebagai Cermin Budaya” yang diselenggarakan oleh Monumen Pers Nasional dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional.
Keikutsertaan mahasiswa tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Tugas Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Nomor 54/S4.3/AK/2026. Penugasan ini diberikan sebagai bagian dari strategi penguatan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) serta upaya sistematis program studi dalam memperluas wawasan akademik mahasiswa di bidang komunikasi, periklanan, dan kajian media.
Seminar yang berlangsung di Monumen Pers Nasional, Surakarta, menghadirkan pembahasan kritis mengenai iklan sebagai praktik komunikasi yang tidak hanya berfungsi sebagai alat promosi komersial, tetapi juga sebagai representasi nilai, ideologi, dan dinamika sosial-budaya dalam masyarakat. Dalam diskusi tersebut, para narasumber menyoroti bagaimana pesan-pesan iklan sering kali merefleksikan konstruksi identitas, relasi gender, gaya hidup, hingga perubahan sosial yang terjadi di ruang publik.
Bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi, tema ini memiliki relevansi akademik yang kuat, khususnya dalam kajian komunikasi massa, semiotika, komunikasi pemasaran, dan budaya populer. Iklan dipahami sebagai teks budaya yang sarat makna, di mana simbol, narasi, dan visual yang ditampilkan tidak pernah netral, melainkan mengandung nilai dan perspektif tertentu yang dapat membentuk persepsi publik. Perspektif ini memperkaya pemahaman mahasiswa tentang peran komunikasi strategis dalam membangun citra, memengaruhi opini, dan menciptakan realitas sosial.
Selain memperoleh materi substantif, mahasiswa juga terlibat aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Kesempatan ini dimanfaatkan untuk menggali lebih jauh tentang bagaimana industri periklanan saat ini beradaptasi dengan transformasi digital, perubahan perilaku audiens, serta tantangan etika dalam produksi pesan komersial. Interaksi tersebut memberikan pengalaman akademik yang kontekstual dan memperluas jejaring intelektual mahasiswa dengan praktisi dan pemerhati media.
Partisipasi dalam forum ilmiah eksternal seperti ini menjadi bagian dari komitmen Program Studi Ilmu Komunikasi UNISRI dalam mendorong mahasiswa aktif mengikuti kegiatan akademik di luar kelas. Kegiatan ini tidak hanya memperkaya pengetahuan teoritis, tetapi juga melatih sensitivitas kritis mahasiswa dalam membaca fenomena komunikasi di tengah perkembangan industri kreatif dan media yang semakin dinamis.
Dengan keterlibatan aktif dalam seminar bertaraf nasional, mahasiswa diharapkan semakin mampu mengintegrasikan teori dan praktik komunikasi, serta memiliki kesiapan akademik dan profesional untuk menghadapi tantangan dunia industri maupun penelitian komunikasi di masa mendatang.







