Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu akademik dan ketepatan masa studi mahasiswa. Melalui penguatan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), Prodi Ilmu Komunikasi menargetkan mahasiswa dapat menyelesaikan studi maksimal dalam waktu empat tahun.
Upaya tersebut diwujudkan melalui penyusunan kurikulum yang terstruktur, adaptif terhadap kebutuhan industri, serta selaras dengan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kurikulum dirancang agar capaian pembelajaran lulusan (CPL) dapat dicapai secara bertahap sejak semester awal, sehingga mahasiswa memiliki kesiapan akademik dan keterampilan praktis yang memadai sebelum memasuki tahap tugas akhir.
Salah satu strategi utama yang diterapkan adalah diversifikasi bentuk tugas akhir. Prodi Ilmu Komunikasi UNISRI tidak hanya menawarkan skripsi sebagai satu-satunya syarat kelulusan, tetapi juga membuka beberapa alternatif tugas akhir yang setara secara akademik dan diakui secara institusional. Pilihan tersebut meliputi Tugas Akhir Karya, Tugas Akhir Jurnal, Tugas Akhir Kajian Ilmiah, serta Tugas Akhir Skripsi.
Tugas Akhir Karya diperuntukkan bagi mahasiswa yang memiliki kompetensi praktik, khususnya di bidang media, broadcasting, public relations, desain komunikasi visual, dan konten digital. Bentuk tugas akhir ini menekankan pada penciptaan karya kreatif yang disertai dengan laporan akademik sebagai refleksi teoritis dan metodologis.
Sementara itu, Tugas Akhir Jurnal memberikan ruang bagi mahasiswa yang memiliki minat riset untuk menulis artikel ilmiah yang layak dipublikasikan di jurnal nasional terakreditasi. Skema ini mendorong mahasiswa untuk sejak dini terlibat dalam tradisi akademik dan publikasi ilmiah.
Adapun Tugas Akhir Kajian Ilmiah difokuskan pada analisis kritis terhadap fenomena komunikasi tertentu dengan pendekatan konseptual dan teoritis yang kuat, namun lebih ringkas dan terarah dibandingkan skripsi konvensional. Pilihan ini dirancang bagi mahasiswa yang memiliki kemampuan analisis tinggi namun ingin menyelesaikan studi secara lebih efektif.
Tugas Akhir Skripsi tetap dipertahankan sebagai salah satu opsi utama, khususnya bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan studi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi atau mendalami riset secara komprehensif.
Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UNISRI menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk keberpihakan program studi terhadap keberhasilan studi mahasiswa. “Dengan memberikan berbagai alternatif tugas akhir yang setara secara akademik, mahasiswa dapat memilih jalur yang paling sesuai dengan minat, bakat, dan rencana karier mereka, tanpa mengurangi kualitas lulusan,” ujarnya.
Melalui kurikulum yang terencana dan fleksibilitas tugas akhir ini, Prodi Ilmu Komunikasi UNISRI optimistis mampu mencetak lulusan yang tepat waktu, kompeten, dan siap bersaing di dunia kerja maupun dunia akademik. Kebijakan ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam meningkatkan capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, khususnya pada aspek kelulusan tepat waktu dan relevansi lulusan dengan kebutuhan masyarakat.







