Dua Dosen Ilmu Komunikasi UNISRI Lolos Pendanaan Hibah BIMA, Perkuat Riset Komunikasi Digital

Dua Dosen Ilmu Komunikasi UNISRI Lolos Pendanaan Hibah BIMA, Perkuat Riset Komunikasi Digital

Surakarta – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta. Dua dosen, yaitu Haryo Kusumo Aji, S.I.Kom., M.I.Kom. dan Lukas Maserona Sarungu, S.Sos., M.I.Kom., berhasil lolos pendanaan hibah penelitian melalui program BIMA (Basis Informasi Manajemen Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Keberhasilan ini menunjukkan komitmen dosen Ilmu Komunikasi dalam mengembangkan riset yang relevan dengan perkembangan zaman, khususnya di bidang komunikasi digital dan teknologi.

Riset Komunikasi Digital Berbasis Nilai dan Teknologi

Haryo Kusumo Aji memperoleh pendanaan dalam skema Penelitian Fundamental dengan judul: “Pengembangan Kerangka Normatif Smart Public Communication Kota Solo: Integrasi Teknologi Digital dan Nilai Budaya Jawa ‘SEMAR’”.

Penelitian ini berfokus pada pengembangan model komunikasi publik berbasis smart city yang tidak hanya mengedepankan teknologi digital, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal. Secara akademik, riset ini menjadi penting dalam menjawab tantangan komunikasi publik di era digital yang seringkali mengabaikan aspek kultural.

Pendekatan ini sejalan dengan perspektif komunikasi pembangunan dan cultural communication, di mana keberhasilan komunikasi tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh kesesuaian dengan nilai sosial dan budaya masyarakat.

Eksplorasi Generative AI dalam Studi Media

Sementara itu, Lukas Maserona Sarungu berhasil meraih pendanaan dalam skema Penelitian Dosen Pemula (PDP) dengan judul: “Framing Narasi Sejarah Media oleh Generative AI: Studi Eksperimen Berbasis Prompt pada ChatGPT, Grok, Gemini, Copilot, dan Claude”.

Penelitian ini mengkaji bagaimana teknologi generative AI membentuk narasi, khususnya dalam konteks sejarah media. Fokus pada eksperimen berbasis prompt menunjukkan pendekatan metodologis yang inovatif dalam memahami peran AI sebagai aktor baru dalam produksi wacana.

Dalam perspektif teori komunikasi, riset ini berkaitan dengan konsep framing dan agenda setting, di mana AI berpotensi menjadi agen yang tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membingkai realitas.

Kontribusi terhadap Pengembangan Ilmu Komunikasi

Keberhasilan dua dosen ini mencerminkan arah pengembangan keilmuan di Prodi Ilmu Komunikasi UNISRI yang adaptif terhadap isu-isu kontemporer. Riset yang dilakukan tidak hanya berkontribusi pada pengembangan teori, tetapi juga memiliki implikasi praktis dalam kehidupan masyarakat.

Selain itu, capaian ini juga memperkuat budaya akademik berbasis riset di lingkungan prodi, serta membuka peluang kolaborasi penelitian di tingkat nasional maupun internasional.

Penguatan Tridharma Perguruan Tinggi

Pendanaan hibah BIMA merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam meningkatkan kualitas penelitian dosen di Indonesia. Dengan adanya hibah ini, diharapkan hasil penelitian tidak hanya berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi juga dapat diimplementasikan dalam bentuk kebijakan, inovasi, maupun pengabdian kepada masyarakat.

Partisipasi aktif dosen Ilmu Komunikasi dalam program ini menunjukkan peran strategis akademisi dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang penelitian yang berdampak.

Keberhasilan Haryo Kusumo Aji dan Lukas Maserona Sarungu dalam memperoleh hibah penelitian BIMA menjadi bukti bahwa Prodi Ilmu Komunikasi UNISRI terus berkembang sebagai pusat kajian komunikasi yang responsif terhadap dinamika teknologi dan sosial.

Diharapkan capaian ini dapat memotivasi dosen dan mahasiswa untuk terus berkarya, berinovasi, serta menghasilkan penelitian yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat luas.