Surakarta – Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta tampil dalam program UNISRI News yang ditayangkan di TATV pada Rabu, 22 April 2026. Tayangan ini mengangkat tema “Lebih Dekat dengan Ilmu Komunikasi UNISRI: Menghasilkan Lulusan Siap Bersaing di Dunia Industri (DUDI)” sebagai upaya memperkenalkan kualitas pendidikan dan aktivitas mahasiswa kepada masyarakat luas .
Tayangan yang sebelumnya melakukan proses taping pada 17 April 2026 di area FISIP dan Laboratorium Ilmu Komunikasi ini menampilkan berbagai aspek unggulan prodi, mulai dari pembelajaran, fasilitas laboratorium, hingga prestasi mahasiswa.
Menjawab Tantangan Era Digital dan AI
Dalam segmen awal, dosen Ilmu Komunikasi menjelaskan bagaimana perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), membawa dua sisi dalam dunia komunikasi—mempermudah pekerjaan sekaligus berpotensi menggantikan sebagian peran manusia. Namun demikian, industri kreatif komunikasi dinilai tetap membutuhkan sentuhan manusia, seperti sensitivitas, kreativitas, dan pemahaman konteks lokal.
Prodi Ilmu Komunikasi UNISRI merespons tantangan tersebut melalui penguatan pembelajaran berbasis praktik di berbagai laboratorium, seperti Broadcasting, Jurnalistik, Public Relations, dan Advertising. Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga dilatih untuk menghasilkan karya nyata.
Dalam bidang jurnalistik, mahasiswa dibekali kemampuan memproduksi berita yang akurat serta melakukan analisis terhadap informasi, termasuk membedakan konten berbasis AI dan liputan langsung. Sementara itu, dalam bidang public relations, mahasiswa dilatih untuk menangani krisis komunikasi dan membangun citra institusi secara strategis .
Prestasi Mahasiswa sebagai Bukti Kualitas
Segmen berikutnya menampilkan berbagai prestasi mahasiswa Ilmu Komunikasi di tingkat nasional maupun internasional. Beberapa capaian yang disorot antara lain:
- Juara 1 lomba tari tingkat nasional
- Juara tenis meja tingkat nasional dan internasional
- Prestasi akademik dan non-akademik lainnya
Prestasi ini menjadi indikator bahwa mahasiswa Ilmu Komunikasi tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif dalam pengembangan minat dan bakat.
Aktivitas Mahasiswa melalui HIMAKOM
Tayangan juga menyoroti peran aktif mahasiswa dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMAKOM). Organisasi ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan praktis di bidang komunikasi, seperti radio, jurnalistik, fotografi, dan produksi film.
Melalui HIMAKOM, mahasiswa tidak hanya belajar berorganisasi, tetapi juga mengasah kemampuan profesional yang relevan dengan dunia industri. Salah satu agenda besar yang dipromosikan adalah Festival Film Slamet Riyadi, yaitu lomba film pendek tingkat nasional yang akan diselenggarakan pada Juni mendatang .
Pembelajaran Berbasis Praktik dan Industri
Kegiatan produksi program ini juga melibatkan mahasiswa secara langsung dalam proses teknis, seperti pengambilan gambar, produksi konten, hingga pengelolaan siaran. Hal ini mencerminkan pendekatan experiential learning yang diterapkan oleh Prodi Ilmu Komunikasi UNISRI.
Mahasiswa dilibatkan dalam berbagai peran, mulai dari tim broadcast, radio, fotografi, hingga panitia produksi festival film. Keterlibatan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan lulusan yang siap terjun ke dunia industri komunikasi.
Penutup
Tayangan Prodi Ilmu Komunikasi UNISRI di TATV menjadi sarana strategis dalam memperkenalkan keunggulan program studi kepada masyarakat. Dengan pendekatan pembelajaran berbasis praktik, dukungan fasilitas yang memadai, serta aktivitas mahasiswa yang dinamis, Prodi Ilmu Komunikasi UNISRI menunjukkan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di dunia industri.
Kehadiran program ini di media televisi juga memperkuat peran komunikasi sebagai jembatan antara dunia akademik dan masyarakat luas.







